Jari-jari terampil menari-nari diantara jalinan rotan. Satu per satu belahan dan potongan rotan dibentuk sesuai keinginan. Sambil terus mengepulkan asap diantara bibirnya, penjalin rotan tanpa ragu dan terampil memasang sambungan antar rotan yang berserakan di bawah kakinya. Begitu seterusnya hingga terbentuk kerangka kursi.
====
**Berbuat yang terbaik Seseorang menjadi terampil karena membiasakan untuk tampil. Tampil menunjukkan kemampuannya. Tampil di sini bukan dalam artian unjuk gigi di depan umum. Akan tetapi terus menerus berlatih tanpa mengenal lelah dan melakukan yang terbaik. **Berbuat dengan cinta. Cinta akan memberikan nikmat, apapun yang kita lakukan. Dengan cinta hal yang sulit menjadi mudah. Ketika kesulitan datang, cinta akan bicara.
**Ikhlas tanpa batas
Ikhlas menuntun kita berlaku cerdas. Cerdas untuk tidak menuntut balas. Allah SWT semata-mata tujuannya. Bersih dari pamrih dan unjuk prestasi berlandaskan dedikasi.
**Jauh dari mengeluh
Pantang berkeluh kesah. Keluh kesah akan menambah beban tubuh semakin berat. Beban yang menghambat lahirnya kreasi dan penyebab frustasi. Selalu bercermin dan melihat ke bawah membuat kita menemukan hikmah. Hikmah mensyukuri nikmat hidup yang penuh berkah.
Salam guru Beta (= belajar tiada akhir)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar