Oleh: Marchilia Damayanti
Pagi begitu cerah. Semburat warna kuning di langit sudah hilang dari pandangan. Berganti dengan cerahnya mentari pagi. Cerahnya awan turut pula melukiskan suasana hati penuh kebahagiaan. Kebahagiaan yang berhak dimiliki setiap insan. Tidak terkecuali insan yang penuh dedikasi dan tanggung jawab. Dedikasi pada profesi yang diamanatkan oleh negara. Berdedikasi serta bertanggung jawab, bukan sekedar menterjemakan peraturan tanpa kebijaksanaan. Penterjemahan kaku tanpa perilaku kesantunan dan pandang bulu. Profesi dan lingkungan kerja adalah dua hal yang saling berkaitan. Profesi apapun yang berada pada lingkungan kerja suatu organisasi disebut lingkungan kerja. Lingkungan kerja terdiri dari orang-orang profesional di bidangnya masing-masing. Menjalin interaksi dan komunikasi adalah suatu kebutuhan. Interaksi dan komunikasi yang beretika. Saling menjaga kesantunan dan kesopanan.
Ketika dalam suatu lingkungan kerja para profesional saling menghargai maka suasana kerja menjadi hangat dan harmonis. Sebaliknya ketika para profesional tidak saling menghargai,maka suasana kerja bagaikan berjalan tanpa arah. Salah satu penyebab ketidakharmonisan adalah merasa lebih dari yang lain sehingga memandang remeh kemampuan teman sejawat.
Merasa senior, pangkat lebih tinggi, pendidikan lebih tinggi, dan masa kerja lebih lama. Ini adalah pemicu segala penyakit. Penyakit hati yang dapat menggerogoti jiwa seseorang. Iri, dengki, sombong, takabur, merasa paling benar/pintar, dan selalu berprasangka buruk (negative thinking) dapat merusak aura jasmaniah kita. Penyakit hati memicu penyakit yang lagi top up saat ini, diantaranya hipertensi (darah tinggi), jantung, dan diabetes. Penyebabnya adalah akibat kerja organ tubuh yang meningkat. Peningkatan ini disebabkan beban pikiran yang tidak kunjung turun. Beban pikiran memacu jantung bekerja keras. Sehingga akan mempengaruhi suplai darah ke seluruh tubuh. Jika sistem peredaran darah mengalami gangguan maka suplai darah dari dan ke otak juga terganggu. Gangguan salah satu sistem dalam tubuh akan mempengaruhi kerja sistem yang lainnya.
Berbagai penyakit bermunculan. Rasa gelisah dan gusar menghiasai hidup kita. Merasa gelisah dengan keberhasilan orang lain adalah perilaku yang harus dihindari. Jangan sampai kita terjebak ke dalam sifat susah melihat orang senang dan senang melihat orang susah. Tapi kita harus bisa menerapkan sikap senang melihat orang senang dan susah melihat orang susah. Dunia ini tidak kekal adanya, mari hiasi hidup ini dengan hal-hal yang positif dan happy oriented.
Salam guru Beta belajar tiada akhir









