Minggu, 27 Mei 2018

Keberanian Mengambil Resiko

(By. Marchilia si guru "Beta") 

Seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan dengan cepat, meski resiko menghadang di depan mata. Ketika dihadapkan dengan situasi sulit yang menyangkut nama baik lembaga dan membutuhkan penanganan segera, maka otak kita akan cepat merespon apa yang kita butuhkan dan inginkan. Terkadang keputusan yang lahir harus mengabaikan kritikan, keluhan, dan ketidaksetujuan orang-orang di sekitar. Lahirnya keputusan yang sudah benar-benar dipikirkan ini akan menimbulkan resiko berupa cacian dari pihak-pihak yang merasa diabaikan. Cacian tidak perlu disikapi berlebihan. Berlapang dada menerimanya adalah lebih bijak. Seorang pemimpin harus menyadari bahwa inilah resiko kepemimpinan, siap untuk dicaci ketika kebijakan yang dikeluarkan menimbulkan reaksi. Nama baik lembaga adalah yang utama. Integritas terhadap lembaga adalah taruhannya. Meski ada pihak-pihak yang merasa tidak puas menerimanya. Ustazah Mumpuni berkata, " Kalau benar maju terus jangan pernah takut" Mohon maaf lahir batin, selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Romadhon tahun ini Romadhon penuh berkah. Salam guru Beta (=belajar tiada akhir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar