By: Marchilia Damayanti

Sekolah tempat tujuan sosialisasi Rumah Belajar berada di Desa Alindau, kurang lebih 100 km dari Kota Palu. Jika ditempuh dengan kendaraan roda empat memakan waktu sekitar dua jam. Perjalanan kami sangat menyenangkan, selama perjalanan disuguhi pemandangan alam yang begitu menakjubkan. Sebelah kiri jalan laut terhampar luas, tampak jernih masih alami, sedangkan kanan jalan kawasan pemukiman penduduk. Sesekali lewat rombongan kambing dan sapi menyeberang jalan, ada juga ternak yang sedang berbaring dengan santainya. Di daerah kami pemandangan seperti itu sudah biasa.
Tanpa terasa sudah dua jam melintasi jalan beraspal dan tibalah kami di sekolah tujuan. Setelah memarkir kendaraan, kami berjalan memasuki halaman sekolah yang tidak seberapa luas namun asri karena banyak tanaman hias. Kepala sekolah dan para guru menyambut dengan ramah kedatangan kami, Duta Rumah Belajar 2017 dan empat Sahabat Rumah Belajar (SRB) kolaborasi Kabupaten Sigi dan Donggala di MTs Al Khairaat Alindau dan SMKN 1 Sindue Tobata Kabupaten Donggala.

Para guru yang sudah menunggu mulai memasuki ruang sosialisasi. Acara pertama pembukaan oleh kepala sekolah, yang intinya sangat mendukung portal pembelajaran Rumah Belajar dan peningkatan kompetensi guru dalam TIK. Duta Ruah Belajar Tahun 2017 ibu Fatmasariati,S.E., menjelaskan program SimpaTik dan portal Rumah Belajar Kemdikbud yang dapat diikuti oleh guru. Portal Rumah Belajar berisikan fitur dan konten-konten pembelajaran dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan SMK yang dapat digunakan secara gratis.
Berikutnya satu per satu kami sebagai Sahabat Rumah Belajar memaparkan pemanfaatan fitur-fitur Rumah Belajar. Para guru tampak antusias mendengarkan pemaparan kami. Setiap salah seorang dari kami memaparkan fitur Rumah Belajar, SRB yang lainnya mendekati guru-guru yang sedang mendaftar baik pada fitur Sumber Belajar, Kelas Maya, Laboratorium Maya, Bank Soal, dan fitur-fitur pendukung lainnya. Materi model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kami berikan dengan memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengunduhnya.


Sesi terakhir dari sosialisai ini adalah pembuatan video pembelajaran. Para guru begitu semangat ingin membuat video pembelajaran. Langkah pertama, kami sarankan mereka mengunduh aplikasi editor video Kinemaster. Setelah itu kami memandu membuat naskah sederhana video pembelajaran, yang terdiri dari opening, isi, dan closing. Green screen sudah kami pasang di dinding ruangan untuk shooting. Satu per satu guru maju mengambil gambar. Pada tahap ini kelucuan-kelucuan tingkah guru membuat riang ruang sosialisasi sehingga menambah keceriaan suasana ruangan.

Waktu sudah menunjukkan pukul14.00 saatnya kami mengakhiri kegiatan sosialisasi Rumah Belajar. Seperti biasanya di sesi penutupan kegiatan kami menyuarakan jargon Rumah Belajar. Para guru menirukan dengan semangat. Kurang afdol rasanya di akhir kegiatan tidak foto bersama maka kami melakukan foto bersama sebagai tanda mata bahwa kami pernah datang melakukan sosialisasi.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Kepala Sekolah MTs-Al Khairaat Alidau dan SMKN 1 Sindue Tobata Donggala. Sambutan yang demikian ramah sangat berkesan di hati kami. Semoga ilmu yang tidak seberapa dari kami bisa bermanfaat untuk peningkatan kompetensi guru dan pengembangan sekolah agar lebih maju lagi.


ini contoh sekolah yang mau maju. walau jauh dari kota tapi semangatnya luar biasa
BalasHapusIya butul sekali. Saya salut le, patut dicontoh nanti kalau kmiu jadi kepala sekolahππ
HapusWahhhh, ikannya menggiurkan...πππ
BalasHapusYuuuh uwenak Lisπ€£π€£
HapusMaasyaaAllah...semoga segala pujian itu menjadikan membara semangat kami membangkitkan rasa tanggungjawab sebagai pendidik,ππ»ππ
BalasHapusAamiin InshaaAllah bu
Hapus