Selasa, 25 Januari 2022

 

AYAH PAHLAWANKU

Oleh: Marchilia Damayanti

            Hal yang sangat aku tunggu-tunggu ketika ayahku pulang dari kantor.  Aku dan adik-adikku selalu penasaran oleh-oleh yang dibawa ayah buat kami.  Biasanya ayah membawa sejenis makanan ringan dan kue yang belum pernah kami makan.  Ayahku bekerja di sebuah BUMN yang berada di Surabaya.  Jarak kantor dengan rumah adalah dua jam perjalanan jika tidak macet.

            Peraturan di kantor ayah, pukul 07.00 sudah harus apel pagi. Sehingga sebelum pukul 06.00 sudah harus tiba di kantor.  Maka ayah berangkat dari rumah biasanya pukul 03.00 pagi.  Sepagi itu belum ada bis yang melintas di desaku.  Sehingga ayah harus menumpang mobil tangki pengisi minyak tanah yang dikemudikan oleh pak dheku. Pak dheku adalah sopir tangki yang biasa mengambil stok minyak tanah dari Surabaya untuk dibawa di desa kami. Mobil  ini milik juragan pak dhe.

             Malam hari sebelumnya ayah ke rumah pak dhe untuk menginformasikan bahwa besok pukul 03.00 mau menumpang. Rumah pak dhe bersebelahan dengan rumahku.

            “Cak, aku numpang ya besok,” kata ayahku.

            “Iya, jam tiga ya?” ujar Pak Dheku.

            "Iya," jawab ayahku.

            Pagi pun tiba, setelah mandi dan berganti pakaian ayah berjalan kaki bersama pak dhe menuju pangkalan tangki.  Di sana  menunggu kernet yang sudah menyiapkan mobil tangki. Begitulah keseharian ayahku.

            Ayah menceritakan beberapa kejadian lucu kepadaku tentang perjalanannya menuju ke Surabaya.

            Mobil tangki merupakan mobil barang yang tidak boleh memuat lebih dari dua penumpang.  Nah, jika ayah menumpang maka jumlahnya menjadi tiga orang, kalau ketahuan polisi maka akan ditilang.

            Oleh karena itu setiap melewati pos polisi ayah harus merundukkan badannya  sampai sejajar jok mobil.  Suatu ketika karena panik, tanpa pikir panjang ayah merundukkan badannya hingga kejedot dan benjol kepalanya.  Sungguh pengorbanan ayah begitu luar biasa. Ayah adalah pahlawanku.

 

#60HMB

#BATCH9

#DAY22

Tidak ada komentar:

Posting Komentar