ODI
Oleh: Marchilia Damayanti
Tiba-tiba Odi menghampiriku dan
berkata’”Tolong aku dulu.”
Aku yang sedari tadi hanya terdiam pun
menjadi penasaran, ada apa dengan Odi?
“Emangnya ada apa Odi?” Tanyaku.
“Tolong aku, ibuku sakit dan mau
dibawa ke puskesmas tetapi aku tidak punya uang
untuk naik angkot,’ katanya lirih.
“Hah, sakit apa?”Tanyaku kaget.
“Tadi malam badannya panas sampai
pagi ini belum juga turun.”
Sementara Odi menunggu di teras rumah. Tanpa pikir panjang aku bergegas masuk ke dalam rumah dan membuka
celenganku. Kemudian kuserahkan uang dua puluh ribu kepada Odi.
“Uangku hanya ada ini, Odi,” kataku.
“Iya, tidak apa-apa,” jawab Odi.
Odi pun pamit setelah mengucapkan
terima kasih. Odi dan aku bersahabat dari kecil. Dimana ada dia disitu ada aku. Tidak pernah sekalipun kami berpisah. Bapak Odi sudah lama meninggal dunia sekitar
empat tahun yang lalu. Ibu Odi hanya
seorang buruh tani yang ketika ada pekerjaan di sawah saja ia bekerja. Sementara untuk menyambung hidup jika tidak
bekerja di sawah, ia menjadi buruh cuci pakaian. Meskipun hidup sangat sederhana Odi sangatlah
jujur. Terkadang ada orang menyuruh dia
membersihkan halaman rumah dan mencabut rumput pengganggu di ladang.
Suatu hari ada pengumuman lomba
cerdas cermat tingkat sekolah dasar di sekolah kami. Aku menyuruh Odi untuk mengikuti lomba
itu. Oiya, Odi termasuk siswa yang
cerdas di kelasku. Seringkali ia menjadi
juara dalam beberapa perlombaan di kecamatan.
“Odi ada lomba tuh, ikut saja, ini
kesempatan lho,” kataku.
“Tapi….” Jawabnya ragu.
“Tapi kenapa Odi, biasanya kamu
semangat kalau ada lomba.”
“Ibuku masih sakit,” jawabnya sedih.
Akupun ikut merasakan kesedihan yang
dirasakan Odi. Aku tahu yang ada dalam pikiran Odi. Sebenarnya ia ingin mengikuti lomba tapi harus
merawat ibunya yang sedang sakit.
“Iya…ya, tidak apa-apa kali ini
tidak usah ikut lomba. Kamu rawat ibumu
dulu,” saranku.
Odi mengiyakan apa yang aku katakan.
Odi anak yang sangat berbakti. Meskipun di lubuk hati terdalam ia sangat ingin mengikuti
lomba itu. Kali ini harus memendam keinginannya mengikuti lomba demi kesembuhan sang ibu.
#60HMB
#BATCH9
#DAY27
Tidak ada komentar:
Posting Komentar