Rabu, 19 Januari 2022

 

PILIHAN HIDUP SEHAT

Oleh: Marchilia Damayanti

            Pelajaran hidup sangatlah mahal. Keinginan hidup sehat menjadi  pilihan di tengah gaya hidup  yang abai terhadap tubuh.  Berbagai komentar miring pasti kita terima ketika penampilan tubuh sudah berubah.  Dari yang dulunya gemuk menjadi langsing.  Ada yang berkomentar kita jelek kalau kurus, jadi terlihat tua, sampai ada yang mengatakan bahwa kita tidak mampu membeli makanan. Mungkin saja orang-orang tadi terkejut ketika lambat laun tubuh kita menyesuaikan diri seiring dengan prinsip penerapan pola hidup sehat. 

            Kesadaran  hidup sehat datang dari pelajaran berharga setelah kita mengalami kesakitan yang teramat sangat.  Seperti sering mengalami nyeri pada lutut, ketika menapak telapak kaki terasa sakit, berjalan hanya beberapa langkah dada sebelah kiri terasa sakit, tangan kebas, dan sering mengalami migrain.  Penderitaan yang ini dapat bersumber dari beberapa penyebab, baik fisik maupun psikis. 

            Penyebab fisik diantaranya pola makan yang masih salah dan kurang berolah raga.  Sedangkan psikis bersumber dari pikiran.  Selama ini kita menganut prinsip “makan yang penting kenyang”, sehingga tidak memedulikan kebutuhan tubuh.  Tubuh kita sebenarnya bisa berbicara. Keluhan-keluhan di atas merupakan isyarat dari tubuh bahwa ada masalah dengan asupan nutrisi.  Cobalah kita memperhatikan sekelilling kita, pagi hari sarapan nasi goreng, bubur ayam, pisang goreng dan sebagainya.  Siang hari makan sayur yang bersantan, cemilannya gorengan, kue manis. Malam hari menyantap mie ayam dan bakso. 

            Kita dapat membayangkan betapa tubuh kita bekerja berat untuk mengolah makanan-makanan tersebut.  Jika pola makan kita seperti di atas, maka tubuh akan menyimpan kelebihan cadangan makanan dalam bentuk lemak. Hari demi hari hingga berhitung tahun menerapkan pola makan seperti, maka kita akan memanen hasilnya.  Biasanya kita terlihat lebih gemuk ditandai dengan pipi yang berbentuk bulat, perut buncit, paha serta lengan semakin besar.  Banyak yang mengatakan pula kondisi ini sebagai tanda kemakmuran ekonomi.  Komentar ini tidak salah, namun perlu kita lihat ke sekitar bahwa banyak juga orang tidak berpunya yang memiliki tubuh gemuk.  Hal ini sekaligus mementahkan pendapat  bahwa indikator kemakmuran adalah kondisi tubuh kurus dan gemuk.

 

#60HMB

#BACHT9

#DAY16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar