PILIHAN
HIDUP SEHAT
Oleh: Marchilia Damayanti
Pelajaran hidup sangatlah mahal.
Keinginan hidup sehat menjadi pilihan di
tengah gaya hidup yang abai terhadap
tubuh. Berbagai komentar miring pasti
kita terima ketika penampilan tubuh sudah berubah. Dari yang dulunya gemuk menjadi
langsing. Ada yang berkomentar kita jelek
kalau kurus, jadi terlihat tua, sampai ada yang mengatakan bahwa kita tidak mampu
membeli makanan. Mungkin saja orang-orang tadi terkejut ketika lambat laun
tubuh kita menyesuaikan diri seiring dengan prinsip penerapan pola hidup sehat.
Kesadaran hidup sehat datang dari pelajaran berharga
setelah kita mengalami kesakitan yang teramat sangat. Seperti sering mengalami nyeri pada lutut, ketika
menapak telapak kaki terasa sakit, berjalan hanya beberapa langkah dada sebelah
kiri terasa sakit, tangan kebas, dan sering mengalami migrain. Penderitaan yang ini dapat bersumber dari
beberapa penyebab, baik fisik maupun psikis.
Penyebab fisik diantaranya pola
makan yang masih salah dan kurang berolah raga.
Sedangkan psikis bersumber dari pikiran.
Selama ini kita menganut prinsip “makan yang penting kenyang”, sehingga
tidak memedulikan kebutuhan tubuh. Tubuh
kita sebenarnya bisa berbicara. Keluhan-keluhan di atas merupakan isyarat dari
tubuh bahwa ada masalah dengan asupan nutrisi.
Cobalah kita memperhatikan sekelilling kita, pagi hari sarapan nasi goreng,
bubur ayam, pisang goreng dan sebagainya.
Siang hari makan sayur yang bersantan, cemilannya gorengan, kue manis.
Malam hari menyantap mie ayam dan bakso.
Kita dapat membayangkan betapa tubuh
kita bekerja berat untuk mengolah makanan-makanan tersebut. Jika pola makan kita seperti di atas, maka tubuh
akan menyimpan kelebihan cadangan makanan dalam bentuk lemak. Hari demi hari hingga berhitung tahun menerapkan pola makan seperti, maka kita akan memanen hasilnya. Biasanya kita terlihat lebih gemuk ditandai
dengan pipi yang berbentuk bulat, perut buncit, paha serta lengan semakin
besar. Banyak yang mengatakan pula kondisi
ini sebagai tanda kemakmuran ekonomi. Komentar
ini tidak salah, namun perlu kita lihat ke sekitar bahwa banyak juga orang tidak berpunya
yang memiliki tubuh gemuk. Hal ini sekaligus
mementahkan pendapat bahwa indikator kemakmuran
adalah kondisi tubuh kurus dan gemuk.
#60HMB
#BACHT9
#DAY16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar