Senin, 31 Januari 2022

 

BINATANG KECIL

Oleh: Marchilia Damayanti

 

            “Kalau kemana-mana baca Bismillah,” kata ibuku setiap kali aku akan keluar rumah.  Ibu selalu mengingatkan untuk mengawali apapun dengan Bismillah. Pernah suatu ketika ibu menyuruhku   membeli pisang di warung yang tidak jauh dari rumah.  Meski dekat aku ingin cepat sampai, sehingga memutuskan naik motor dan tidak mengenakan helm.

            “Ah, nggak jauh,” gumamku.

            “Erna, hati-hati. Jangan lupa baca Bismillah,” teriak ibuku dari dapur.

            Saking semangatnya kupacu motor tanpa memedulikan teriakan ibu.  Sesampai di warung, ternyata pisangnya sudah habis.  Aku berpikir, bagaimana kalau mencarinya di warung yang lain.  Ya, akhirnya kuputuskan memacu motor menuju warung berikutnya.  Alhamdulillah ada pisang pesanan ibu.

            “Berapa harga pisangnya Mbak?” Tanyaku.

            “Lima belas ribu, Dik,” jawab pemilik warung.

            Kukeluarkan uang dari dompet sejumlah harga pisang.  Dengan ucapan syukur aku kembali ke rumah.  Dalam perjalanan tiba-tiba ada yang masuk ke mataku. “Plek”, Duuuh, perih sekali.  Aku menepikan motor dan mematikan mesinnya.  Aku mengucek mata sampai keluar air mata tetapi binatang kecil itu semakin masuk ke dalam.

            “Ya Allah,” batinku.

            Banyak kendaraan lalu lalang di jalan yang memperhatikan gayaku.  Mereka kemungkinan bertanya-tanya, mengapa aku melihat kaca spion terus.  Hingga kuputuskan memilih untuk meneruskan perjalanan ke rumah sambil menahan rasa perih tiada tara.  Sesampainya di rumah aku bercermin lagi, tetap masih belum terlihat penampakan binatang kecil tadi.

            “Erna mana pisangnya?’

            “Waduh, iya Bu.”

            Aku berlari ke dapur menyerahkan pisang kepada ibu.

            “Kenapa matamu?”Tanya ibu.

            “Perih Bu, kemasukan binatang kecil,”jawabku.

            “Pasti kamu tadi tidak baca Bismillah.”

            Ya Allah, betul kata ibu, aku tadi tidak mengucapkan Bismillah sebelum pergi.  Meski kecil, binatang tadi cukup mengganggu dan membahayakan bagi mata. Binatang kecil itu telah menyadarkanku. Astaghfirullah Haladzim.

 

#60HMB

#BATCH9

#DAY28

             

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar