Minggu, 23 Januari 2022

 

FOKUS

Oleh: Marchilia Damayanti

            Fokuslah kepada diri sendiri.  Orang yang memiliki pikiran maju selalu fokus pada apa yang ingin ia capai.  Ia mencurahkan segenap pikiran dan tenaga guna mengejar keinginannya.  Fokus membutuhkan pengorbanan yang cukup besar. Sebuah pengorbanan yang dapat membawa dampak positif bagi pencapaian tujuan.  Misalnya suatu komunitas terjadi kasak-kusuk tentang informasi yang menjurus kepada ghibah. Seseorang membawa berita ke dalam ruangan yang menggoda iman untuk turut serta “nimbrung”.  Tetapi dengan keteguhan hati kita berusaha tidak tertarik terhadap informasi tersebut.  Kita tetap fokus kepada  hati agar tidak tergoda, dengan cara menanamkan pada alam bawah sadar kita bahwa “hanya membuang waktu membicarakan orang lain.”  Kita harus dapat menanamkan hal ini dalam pikiran bawah sadar kita.  Artinya, kita tidak perlu ikut campur urusan orang lain sedangkan urusan sendiri saja sudah cukup merepotkan dan menyita banyak waktu.

            Orang bijak mengatakan, diam adalah emas.  Dalam kasus ini ketika informasi menjurus ke ghibah, diam adalah emas.  Tidak perlu alasan  pembenaran bahwa perbuatan kita membela orang lain.  Sesungguhnya hanya ingin menunjukkan bahwa seolah kita peduli.  Istiqomah memang berat ujiannya. Tetapi jika kita sudah melakukan kekeliruan dan segera menyadari maka hal itu lebih baik. Tetap teguh menjadi lebih baik di tengah komunitas dan lingkungan yang kurang mendukung sungguh sangat berat.  Namun kita harus terus berusaha dan selalu berdo’a agar dijauhkan dari hal-hal yang sia-sia.

 

#60HMB

#BATCH9

#DAY20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar