Sabtu, 29 Januari 2022

 

NENEK “JUTEK”

Oleh: Marchilia Damayanti

            “Ma, kasihan nenek itu jalan sendiri,” kata Caca.

            “Iya…ya, yuk kita lihat membawa apa dia,” ucap Mama sambil nyetir  mobil.

            “Iya Ma, yuk kita lihat,” ucapku menimpali.

            Aku, Mama, dan Caca sedang berada dalam mobil menuju ke sekolah Mama.  Dalam perjalanan kami melihat seorang nenek dengan badan sedikit bungkuk berjalan di pinggir jalan sambil menggendong keranjang dan menenteng toples berisi sesuatu.  Setelah agak dekat dengan posisi si nenek kami melihat ternyata toples tadi berisi kacang sangrai yang terbungkus plastik.  Kami pun berhenti dan turun dari mobil.

            “Nek, berapa harga kacanya?” Tanya Mama.

            “Lima ribu satu bungkus,” jawab si nenek.

            “Beli dua bungkus ya, Nek,” kata Mama.

            “Ooooo, saya kira mau beli sepuluh bungkus,”jawab si nenek dengan  sedikit menggerutu.

            Mama melirik ke arahku.  Aku dapat merasakan kekecewaan mama.

            “Tidak usah pakai kantong plastik, Nek,”pinta Mama.

            “Iya, kalau beli sepuluh baru saya kasik kantongan.”

            “Duuuuh si nenek,”batinku.

            Kami pun masuk ke dalam mobil lagi.  Di dalam mobil kami membicarakan kejadian tadi. 

            “Icha, gimana pendapatmu tentang nenek tadi?” Tanya Mama kepadaku.

            “Neneknya galak,”ucap Caca.

            “Neneknya kurang bersyukur, Ma,”jawabku.

            “Mengapa begitu Icha?”

            “Mama lihat sendiri kan, tadi waktu kita membeli kacangnya, si nenek        nggak tersenyum dan mengucapkan terima kasih,” ujarku kesal.

            Mama tersenyum melihatku sambil  menyetir mobil. Mama memahami kekesalanku.  Mama sering mengatakan kepadaku jika memberi jangan pernah mengharapkan imbalan sesuai dengan harapan kita.  Ketika memberi niatkan hati hanya kepada Allah, maka kita akan ikhlas apapun reaksi dari si penerima.  Mama juga menjelaskan jika kita memberi dan mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan maka bersikap sabar serta menahan amarah adalah lebih baik. 

 

#60HMB

#BATCH9

#DAY26

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar