Jumat, 04 Maret 2022

MEMBANGUN BRANDING

 

MEMBANGUN BRANDING

 

            Anti mainstream (berbeda dengan yang lain), dalam beberapa hal bisa menjadi pembeda kita dengan yang lainnya.  Sebuah pembeda yang dapat pula menjadi brand image bagi diri kita.  Orang akan  menilai diri kita memiliki nilai lebih.  Seperti dalam bisnis, membangun brand baru  membutuhkan proses dan pengorbanan yang tidak sedikit.  Kita berusaha agar orang mengenal brand kita.  Berbagai cara kita tempuh dari promosi di media sosial maupun dari mulut- ke mulut.  Proses ini membutuhkan keuletan dan kesabaran.  Kisah sukses beberapa pengusaha dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus semangat dalam membangun brand.  Mereka menceritakan dalam mengenalkan produk kita banyak suka dukanya. Ada pengalaman menyenangkan dan terkadang menyakitkan. 

            Penolakan merupakan salah satu pengalaman yang cukup “menyesakkan hati” .  Seperti  kisah inspirasi dari Yasa Singgih, seorang pengusaha muda kelahiran tahun 1995.  Semula ia berbisnis lampu hias karena kurangnya barang dari pemasok sehingga bisnisnya gulung tikar.  Lalu ia beralih ke bisnis mode dengan brand pakaian Mens Republic.  Ia mengatakan bisnis yang ia geluti sekarang melalui proses  jatuh bangun dan pernah diremehkan orang sampai merugi ratusan juta rupaiah. 

            Agar orang lebih mudah mengingat dan mengenal brand kita maka ada beberapa langkah yang kita lakukan. Diantaranya dengan membuat nama dan logo yang mudah diingat.  Nama dan logo yang dibuat tidak boleh asal harus sesuai dengan target market kita.  Ikon yang unik dapat menjadi daya tarik bagi target market kita (Foodizz  Channel).  Nama dan logo yang kita buat hendaknya sederhana dan sesuai dengan target market kita.  Nama yang berbelit dan panjang menyulitka konsumen dalam mengingat brand kita sehingga akan menghambat proses branding.

            Dalam brand terdapat sebuah janji, artinya orang memilih brand kita karena mereka mengharapkan sesuatu yang istimewa sesuai kebutuhannya. Hal lainnya yang juga harus diperhatikan dalam membangun brand menurut coach Hendra Hilman adalah konsisten dan selalu improvement dengan melihat tren market dengan cara update dan upgrade produk. Tujuannya untuk menghindari kejenuhan terhadap produk yang kita keluarkan dan konsumen akan merasa bangga ketika  menggunakan produk kita.

           

#60HMB

#BATCH9

#DAY60

           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar