Kamis, 24 Februari 2022

BERBAGI

 

BERBAGI


            Hari ini adalah hari yang kami tunggu-tunggu.  Berbagai persiapan telah kami lakukan.  Pembagian tugas sudah terlaksana dengan baik.  Teman-teman melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. Ito misalnya, ia mendapatkan tugas membuat oseng eceng gondok, Iza memasak gulai siput, Iwa menggoreng ikan teri, Ika membungkus makanan, dan masih banyak lagi tugas lainnya yang kami laksanakan secara gotong royong.

            Terlihat kesibukan yang luar biasa di kelompok kami.          

            “Iwa, sebelum kamu menggoreng teri tolong bantu aku menghaluskan bumbu ya,” kata Iza sembari menyiapkan bumbu yang akan digunakan.

            “Iya, tapi aku harus mencuci ikan teri dulu.  Tidak lama kok, jika sudah selesai aku akan membantumu.”

            “Ika tolong ambilkan kunyit,” ujar Iza kepaa Ika. 

            Ika yang sedang melipat dos makanan segera mengmbil kunit yang terletak disampingnya.

            “Ada lagi Iza? Supaya sekalian aku tidak dua kali berdiri.”

            “Ok, tunggu ya, tolong ambilkan daun jeruk di halaman belakang ya.”

            “Hhmmm, iya tuan raja,” kata Ika sambil tersenyum dan berjalan ke halaman belakang untuk memetik daun jeruk.

            “Ini daun jeruknya.”

            “Terima kasih, Ika,” ucap Iza sambil tersenyum

            Suasana semakin riuh karena masing-masing sudah mulai memasak.  Terdengar suara kelontengan wajan, sendok goreng, panci, dan suara cobek yang beradu dengan penumbuknya. 

            “Sreng…sreng…gludeg…gludeg…tang…tang…bug…bug”  Sebuah perpaduan konser alat-alat memasak yang harmonis.  Keharmonisan berpadu dengan semangat berbagi dengan sesama sehingga menghasilkan suasana sejuk di kelompok kami.

            Aku yang sedari tadi menyiapkan tempat untuk menyambut kedatangan rombongan lain, tersenyum bahagia melihat kebersamaan ini.  Aku menata meja, spanduk, dan bunga-bunga untuk mempercantik lokasi kegiatan berbagi.  Teman-teman satu timku sangat gesit dan cekatan, aku sangat bangga kepada mereka.

            “Itong, tolong ambilkan paku ya,” kataku

            Itong yang sedang menata bunga segera mengambil paku yang tidak jauh dari tempatnya berdiri.

            “Terima kasih Itong.”

            Kesibukan terus berlanjut, bagi kami  tidak ada yang lebih menyenangkan ketika kita bisa berbagi dengan sesama.  Kegiatan ini merupakan agenda setiap bulan yang kami lakukan untuk menjalin kerja sama dan saling mengunjungi satu sama lain. 

            “Teman-teman… bagaimana… sudah siap…!” seruku

            “Ya, sedikit lagi.” sahut teman-teman serempak

            Masak-memasak sudah selesai,waktunya membungkus makanan.  Semua berkumpul di titik pembungkusan makanan. 

            “E…jangan yang itu , yang ini duluan,” ucap Ika

            “Aku bagian sayurnya.”

            “Aku gulainya.”

            “Aku oseng eceng gondoknya.”

            “Aku sambal goreng terinya.”

            “Aku membungkusnya.”

            Seru sekali suasana  di tahapan akhir, tanpa memerlukan waktu lama teman-teman sudah berada di posisinya masing-masing.   Makanan berpindah secara estafet dari satu menu ke menu lainnya.  Keseruan semakin bertambah ketika aku memutar musik dari pengeras suara, teman-teman tambah semangat. 

            “Ayo, semangaaat! seruku dari pegeras suara

            “Ok, siaaap….”

            Ya, satu…dua…tiga… akhirnya selesai…

            Sesuai waktu yang telah kami sepakati, rombongan telah datang.  Kami menyambutnya dengan gembira.  Teman-teman sudah berada pada posisinya masing-masing untuk berbagi membagikan makanan yang telah kami buat bersama.

            Wajah-wajah ceria dengan senyum selalu tersungging menjadikan suasana bertambah sejuk.  Setiap kali kami memberikan bungkusan makanan mereka selalu mengucapkan terima kasih sambil terseyum.  Kami sangat senang melihatnya. 

 

#60HMB

#BATCH9

#DAY52

 

           

           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar