Senin, 21 Februari 2022

KEBERSAMAAN

 

KEBERSAMAAN

 

            Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat kami kerepotan.  Siang hari cuaca sangat terik, matahari bersinar dengan sangat cerah.  Tiba-tiba menjelang sore hingga malam, hujan disertai angin menerpa wilayah kami. Kondisi ini menyebabkan area sekitar kandang menjadi lembab. Perubahan cuaca yang berlangsung secara cepat mengakibatkan daya tahan tubuh kami menurun.  Banyak teman-teman yang terserang penyakit. 

            Aku mulai mengkhawatirkan keadaan ini.  Khawatir akan terjadi penularan penyakit secara besar-besaran, khawatir terhadap kesehatan kami, khawatir akan terjadi isolasi yang menjadikan perpisahan diantara kami, khawatir berpisah untuk selamanya akibat kematian, dan masih banyak lagi kekhawatiran lainnya.  Tetapi segera kutepis semua kekhawatiran itu agar imun tubuhku terjaga.

            “Iza demam, flu dan batuk,” kata Iren

            “Iya, Ito, Itak, Ija juga sakit,” ucap Itong menimpali perkataan Iren.

            “Mereka terlihat lesu, tidak mau makan dan minum.”

            “Ya Tuhan. Jangan sampai terjadi kematian massal akibat penyakit ini,” ucapku lirih.  Aku sangat trauma dengan kejadian beberapa bulan lalu, kami harus berpisah sementara bahkan selamanya karena berjangkitnya flu burung.   Pertama hanya beberapa saja yang terserang namun secara cepat menular kepada itik-itik yang lain.  Sehingga kami harus diisolasi untuk mencegah penularan lebih besar lagi, yang membuat kami bertambah sedih  adalah diantara kami ada yang tidak bisa diselamatkan.   

            “Jangan sampai kejadian yang lalu terulang lagi ya teman-teman,” ucapku pada Iren dan Itong.

            “Iya, kita harus banyak makan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan diri kita dan lingkungan,” kata Iren.

            “Lingkungan kita ini tampak kotor dan bau.  Apalagi di saat hujan seperti ini. Coba perhatikan tempat pakan kita, terlihat kotor dan berbau, banyak genangan air dimana-mana. Aku pernah mendengar pembicaraan peternak, lingkungan yang kotor adalah sarang penyakit.”

            “Sebaiknya kita mengajak teman-teman untuk membersihkan lingkungan kandang kita,” usul Iren. 

            “Ya, kita tidak mau kejadian yang lalu terulang kembali.  Aku tidak mau berpisah dengan teman-teman.  Aku sangat sayang dengan kalian.  Kalian sangat baik padaku,” ucap Itong

            “Yuk, ah… kita bergerak,”aku menyetujui usulan Iren untuk membersihkan lingkungan kandang.  Aku mengumpulkan teman-teman yang masih sehat.

            “Teman-teman, banyak dari kita yang mulai terkena gejala flu, kita tidak mau peristiwa yang lalu terjadi lagi.  Ayo, kita sama-sama membersihkan lingkungan kita agar lebih bersih, nyaman dan kita terhindar dari penyakit!” seruku.

            “Iya… setujuuu…setujuuu…” jawab mereka serempak

            “Bagaimana dengan yang sakit?” tanya Ito

            “Bagi yang sakit  istirahat saja agar cepat pulih.  Nanti kita berikan obat-obatan agar lekas sembuh.’

            “Ok…siaaap! Ayoo…kita bergerak!” kata mereka

 

            Kami pun langsung bergerak mengambil peralatan masing-masing dan mulai membersihkan lingkungan. Ada yang menyapu, mencuci tempat pakan, menguras air yang tergenang dan menyemprotkan desinfektan.  Aku sangat bersyukur memiliki teman-teman yang peduli satu sama lain. Kebersamaan membuat kami lebih kuat dalam menghadapi kesulitan. 

 

           

#60HMB

#BATCH9

#DAY49

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar