COCO
Coco
terlihat berjalan terburu-buru ketika kami melintasi pematang yang sempit. Ia
semakin mempercepat langkahnya, mendahului yang lain. Aku yang dari tadi memperhatikan
gerak-geriknya penasaran apa yang terjadi dengan Coco. Ketika melewati itik yang
lain tidak bertegur sapa. Ia semakin berada di depan rombongan. Tiba-tiba ia menghentikan
langkah kami. Kami sangat terkejut dan bertanya-tanya,
ada apa dengan Coco?
“Hei…
teman-teman mulai sekarang aku yang menjadi ketua rombongan!” serunya. Kami
saling beradu pandang sambil mengernyitkan dahi. Kenapa ya Coco berkata seperti itu?
“Mulai
sekarang yang berjalan paling depan adalah aku.. Aku yang paling gagah diantara
kalian. Aku memiliki badan tegap
sempurna, buluku bersih dan mengkilat, mataku cerah, dan paruhku sangat indah.”
Coco
terus saja memamerkan kelebihan tubuhnya.
Ya, memang diantara kami, Coco lah yang paling gagah dan berwibawa. Coco juga pemberani tidak takut kepada
siapapun. Suatu ketika ada rombongan itik
lain yang ingin memasuki wilayah kami.
Mereka adalah itik-itik pilihan dari peternakan desa sebelah. Pemiliknya juga cukup disegani karena
memiliki pengelolaan kandang yang baik.
Sehingga mereka tumbuh sehat dan baik.
Rombongan
ini sepertinya mengetahui wilayah yang banyak terdapat makanannya. Sebuah tempat yang menyimpan beraneka jenis
makanan bergizi. Rombongan mereka
semakin mendekati posisi kami yang sedang menikmati makanan.
“Teman-teman,
lihat ada rombongan itik lain yang datang mendekati tempat kita,” kataku.
Teman-teman
terkejut lalu berdiri sambil mendongakkan lehernya memandang ke arah datangnya
suara. Rombongan itik lain semakin mendekat. Aduh, bagaimana ini? Kami mulai ketakutan dan khawatir akan
terjadi apa-apa. Tiba-tiba Coco
berteriak,”Jangan takut teman-teman, ada aku.”
Denga serta merta Coco maju berdiri paling depan dan beseru,” Hei, berhenti…!”
serunya. Suara Coco cukup lantang
sehingga rombongan tadi langsung berhenti.
“Apa
yang kalian lakukan di tempat kami? Ini adalah wilayah kami, tidak boleh ada
rombongan lain masuk ke dalam wilayah kami ini.”
“Jika
kalian masih nekat menerobos wilayah kami, kami akan melakukan sesuatu terhadap
kalian. ‘ tantangnya.
Rombongan
itupun menghentikan langkahnya dan mulai bergerak mundur.
“Sekali
lagi aku peringatkan kepada kalian jangan mendekati wilayah kami.”
Semakin
Coco berteriak lantang semakin ketakutan pula rombongan tadi. Tanpa pikir panjang lagi mereka segera
meninggalkan tempat kami berdiri. Setelah
rombongan mereka pergi, Coco berkata,” Ayo, teman-teman lanjutkan saja makannya. Tidak usah khawatir
mereka sudah pergi.” Aku dan teman-teman melanjutkan lagi mencari makanan.
#60HMB
#BATCH9
#DAY44
Tidak ada komentar:
Posting Komentar